Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2016

Cara Mendidik Anak Remaja Perempuan

tips mendidik anak remaja perempuan
Cara Mendidik Anak Remaja Perempuan

Assalamualaikum Wr. Wb

informasiterbarupendidikan.blogspot.commasa remaja atau sering juga disebut sebagai masa pubertas merupakan masa pencarian jatidiri. ang bila tidak diarahkan ke hal yang positif bisa berakibat fatal pula bagi masadepan remajaitupula khususnya pada remaja perempuan. Ironisnya di era sekarang ini banyak sekali remaja yang melakukan hubungan/ pergaulan yang negatif hal ini sudah dianggap hal yang tidak tabu dan biasa. maka dari itu perlu sekali adanya upaya yang harus dilakukan untuk mencegah hal ini. berikut adalah beberapa contoh cara mendidik anak remaja putri/perempuan.. seoga bermanfaat ya :)

1. Ajarkan mengenai agama
Agama bisa dibilang sebagai tiang bagi kehidupan. Tanpa adanya agama, seseorang akan berperilaku seenaknya tanpa adanya batasan tertentu yang membuat mereka tidak bisa membedakan yang baik dan hal yang buruk.
Bekal yang berupa agama ini, sangat baik dijadikan sebagai bekal bagi anak perempuan terlebih bagi mereka yang memasuki masa remaja, dalam bertindak dalam masyarakat.
Entah perempuan maupun laki-laki, mereka dengan basic agama yang kuat, akan mampu membentengi diri mereka dari perbuatan yang buruk. Alhasil orang yang tidak perlu khawatir secara berlebihan saat anak bergaul di luar.



Baca Juga : 7 Cara Mengatasi Anak Yang Nakal

2. Tumbuhkan kesadaran sang anak mengenai kewajiban seorang perempuanAda baiknya jika sedari kecil Anda menumbuhkan kesadaran anak jika dia adalah seorang perempuan. Berbeda dengan laki-laki, anak perempuan harus diajarkan bagaimana caranya bersikap dan berpakaian layaknya seorang wanita.
Ajarkan pada mereka jika mereka tidak diperbolehkan bertingkah ataupun berpakaian layaknya laki-laki. Hal ini dilakukan untuk menimbulkan identitas mereka sebagai seorang perempuan.
3. Bekali anak perempuan Anda dengan cara berperilaku yang benar
Seorang anak perempuan yang menginjak masa remaja, sebaiknya diajarkan bagaimana cara berperilaku yang baik dan benar. Hal ini dilakukan supaya mereka menghindari yang namanya hal buruk terutama dalam bersosialisasi. Dalam hal ini bekal agama tentu menjadi pengaruh dominan yang mampu membuat anak Anda terhindar dari adab atau sikap yang buruk.
Mengajarkan seorang anak, mengenai bagaimana cara beradab, bisa dilakukan sejak mereka masih berusia dini. Kebiasaan berperilaku yang baik, akan menjadi bekal bagus di usia mereka yang makin beranjak dewasa.
Ajari mereka bagaimana cara bersikap di depan orang lain, ajari mereka bagaimana adab saat bertamu dan lain sebagainya. Cara mengajari seoang anak bagaimana beradab, sebaiknya tidak disampaikan secara lisan saja melainkan juga dengan diberi contoh secara nyata.
Sebagai orang tua, Anda harus bisa memberi contoh yang benar kepada mereka. Jangan sampai apa yang Anda ajarkan pada anak, berbeda dengan apa yang Anda lakukan.



Baca Juga : Mendikbud : Sejumlah Mata Pelajaran SD dan SMP Bakal di Hapus


4. Ajarkan kewajiban seorang anak perempuan
Meski masih remaja, namun mengajarkan kewajiban sebagai seorang wanita menjadi hal yang diperlukan. Bekali anak Anda supaya pintar dalam berumah tangga. Dalam hal ini, ada baiknya sang ibu lebih dekat dengan anak perempuan sehingga bisa dengan nyaman mengajari anak Anda bagaimana cara bersikap sebagai seorang wanita.


5. Ajarkan tentang perasaan suka pada lawan jenis yang positif
Sebenarnya bukan hal yang aneh atau salah jika anak Anda mulai memiliki perasaan suka terhadap lawan jenis. Agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang buruk, alangkah baiknya jika Anda melakukan pendekatan pada sang anak, usahakan Anda bisa menjadi teman dekatnya, sehingga saat anak sedang menyukai seseorang maka Anda adalah orang pertama sebagai tempat curhatnya. Dengan begitu Anda bisa memberikan masukan, dan hal-hal positif lainnya gimana menyikapi perasaan suka tersebut.


Mendidik anak perempuan terutama yang masih remaja, sebaiknya dilakukan dengan sabar. Dalam hal ini, diperlukan pendidikan akhlak, budi pekerti, serta moral juga beragam jenis keterampilan, sangatlah penting bagi bekal seorang anak perempuan dalam menuju proses pendewasaan mereka.


Demikian tentang Tips Mendidik Anak Remaja Putri/Perempuan. Semoga bermanfaat.


Wassalamualaikum Wr. Wb

Jangan lupa ya Like Fans Page Facebook kami disini 

Sumber : www.websitependidikan.com/


Rabu, 23 November 2016

7 Cara Mengatasi Anak yang Nakal

cara mengatasi anak yang nakal dan bandel
Cara Mengatasi Anak Yang Nakal


https://informasiterbarupendidikan.blogspot.com-Memiliki anak yang nakal atau murid yang nakal merupakan tantangan yang sulit dihadapi oleh orangtua atupun guru. terkadang cara kekerasan digunakan untuk menghadapi anak yang memiliki sikap seperti ini. sehingga saat ini sering terjadi kasus kekerasan baik itu di tingkat rumahtangga ataupun di lingkungan sekolah. nah berikut ini adalah tips mengatasi anak-anak yang nakal. semoga bermanfaat.

1. Memberikan Contoh yang Baik
Seringkali anak-anak dengan karakter sifat bandel akan meniru sikap orang-orang di sekitarnya. Oleh sebab itu, sebagai pembimbing yang baik, hendaknya Anda memberikan contoh yang teladan dalam berbagai hal.

Baik ucapan maupun perbuatan, sebaiknya Anda kerjakan dengan baik, terutama ketika berada di depan anak-anak. Jangan sampai Anda plin plan ketika melarang anak melakukan sesuatu hal dan justru Anda sendiri yang melanggarnya. 

2. Menetapkan Aturan dan Hukuman
Menghadapi anak nakal memang harus dengan memberlakukan sedikit aturan serta sanksi jika melanggarnya. Misalnya Anda memberlakukan aturan pada anak untuk tidak bermain sebelum mereka belajar terlebih dahulu.

Sedangkan hukuman yang diberikan bukanlah semacam pukulan ataupun tindakan lainnya yang berbau kekerasan. Jika mereka melanggar peraturan di atas, Anda bisa memberikan hukuman seperti merampas Play Station, dan tidak mengizinkan mereka bermain di luar rumah misalnya.

Tindakan semacam ini akan membuat mereka memahami resiko yang akan didapatkan jika mereka melanggar aturan. Sehingga mereka akan lebih mudah untuk diatur.

Baca Juga : Beasiswa S2 Dalam Negri Tahun 2017-2018

3. Memberikan Tanggung Jawab
Anda dapat memberikan mereka tanggungjawab seperti meletakkan buku di tempatnya ataupun meletakkan sepatu di rak yang telah disediakan. Dengan kebiasaan baik tersebut, anak-anak menjadi memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi serta menumbuhkan sikap kedisiplinan.

4. Bersikap Terbuka
Menghadapi anak-anak nakal dan bandel memang harus diiringi dengan sikap yang terbuka. Hal ini akan memudahkan Anda memahami apa yang mereka inginkan sehingga solusi dapat didapatkan secara bersama-sama.

Selain itu, Anda juga harus terbuka mengenai semua aturan dalam rumah yang Anda tetapkan. Jelaskan dengan baik mengapa hal tersebut perlu dilakukan serta menggunakan alasan-alasan yang masuk akal.

Sebab anak-anak akan menanyakan dan mengingat alasan yang Anda lontarkan, terutama anak usia remaja yang sangat kritis dengan alasan yang kurang logis.

5. Arahkan Minat Bakatnya
Jika mempunyai anak dengan sifat yang suka membangkang, sebaiknya tidak hanya Anda amati dari sisi buruknya. Silahkan Anda selami lebih dalam untuk melihat sisi positif dalam dirinya.

Misalnya di balik sikapnya yang nakal dan bandel, anak Anda memiliki bakat seperti bermain musik, aktivitas olahraga, dan sebagainya. Dengan mengetahui minat dan bakatnya, Anda bisa mengarahkan mereka untuk melakukan aktivitas tersebut serta dapat lebih mengontrol sikapnya yang bandel.

Baca Juga :  9 Tips Melatih Anak Membaca

6. Bersikap Lembut
Menghadapi anak yang nakal dengan cacian justru dapat memperburuk karakter sifatnya. Terutama jika Anda melakukan hal tersebut di hadapan teman-temannya. 

Jika Anda melihat anak-anak melakukan kesalahan, sebaiknya ajak mereka berbicara baik-baik. Tanyakan mengapa mereka melakukan hal tersebut. Bisa jadi alasan mereka melakukannya karena terpaksa atau khilaf.

Setelah itu, barulah Anda dapat melanjutkan dengan memberikan nasehat-nasehat yang baik, tanpa memberikan tekanan padanya.

7. Memberikan Kebebasan Berpendapat
Anak yang nakal dan bandel bukan berarti tidak memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat. Misalnya ketika Anda kurang setuju dengan teman bermainnya yang kurang baik. Maka jangan langsung mengatakan bahwa hal tersebut, melainkan membicarakan perlahan dengan kepala dingin.

Jika mereka mengungkapkan pendapatnya, jangan langsung menolak. Tetapi dengarkan hingga mereka selesai berbicara.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendidik anak yang nakal dan bendel. Dengan pendekatan yang tepat, tentu akan lebih mudah membuat mereka menjadi pribadi yang penurut.